Garuda Muda Ambil Peran Sosial di Jalan Sehat Kerukunan HAB Kemenag ke-79 di Banjarnegara

CenterSoboratan
0

 


Banjarnegara – Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-79 yang dirangkai dengan kegiatan Jalan Sehat Kerukunan di Alun-alun Banjarnegara, tidak hanya menjadi ajang silaturahmi lintas elemen masyarakat, tetapi juga ruang aktualisasi kepedulian sosial bagi generasi muda.

Dalam kegiatan tersebut, Komunitas Pemuda Garuda Muda (GM) turut berpartisipasi dengan cara sederhana namun bermakna, yakni membagikan air mineral kepada para pengunjung dan peserta jalan sehat yang hadir di sekitar lokasi kegiatan. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kenyamanan dan kebutuhan masyarakat di tengah padatnya aktivitas acara.

Kepedulian Kecil, Makna Besar

Meski bantuan yang diberikan terbilang sederhana, namun esensi kegiatan ini terletak pada niat tulus dan kesadaran sosial para pemuda Garuda Muda. Di tengah cuaca panas dan ramainya massa, kehadiran mereka dengan membagikan air minum menjadi wujud empati nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Aksi tersebut sekaligus menegaskan bahwa kepedulian sosial tidak selalu diukur dari besar kecilnya materi yang dibagikan, melainkan dari kesungguhan hati dan kemauan untuk hadir membantu sesama.

Konsisten Hadir di Ruang Sosial

Komunitas Pemuda Garuda Muda dikenal aktif dan konsisten terlibat dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan yang memungkinkan untuk mereka ambil bagian. Mulai dari kegiatan keagamaan, kemanusiaan, hingga aksi-aksi sosial di ruang publik, GM berupaya menjadikan peran pemuda tidak sekadar sebagai penonton, tetapi sebagai pelaku perubahan sosial.

Keterlibatan ini menjadi semakin relevan di tengah realitas saat ini, ketika sebagian generasi muda dinilai mulai mengalami penurunan kepekaan sosial akibat pengaruh individualisme dan budaya digital.

Keprihatinan dan Harapan Ketua Garuda Muda

Ketua Komunitas Garuda Muda, Mas Irfan, menyampaikan bahwa keterlibatan pemuda dalam kegiatan sosial merupakan kebutuhan mendesak di tengah tantangan zaman.

Menurutnya, banyak anak muda saat ini yang tanpa disadari mulai kehilangan kesadaran untuk peduli dan membantu sesama. Oleh karena itu, Garuda Muda berupaya menjadi ruang belajar sekaligus teladan agar pemuda kembali menemukan makna kebersamaan, gotong royong, dan empati sosial.

“Kami ingin menunjukkan bahwa pemuda masih bisa dan harus peduli. Sekecil apa pun yang bisa dilakukan, kalau dilakukan bersama dan dengan niat yang baik, dampaknya akan terasa,” ungkap Irfan.

Menanam Nilai Sosial Sejak Dini

Lebih dari sekadar aksi berbagi, kehadiran Garuda Muda dalam kegiatan Jalan Sehat Kerukunan ini juga mengandung nilai edukasi sosial. Para pemuda belajar bahwa keberadaan mereka di tengah masyarakat memiliki arti, sekaligus menjadi sarana membangun karakter kepemimpinan, kepedulian, dan tanggung jawab sosial.

Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat tumbuh dan mengakar, sehingga pemuda tidak hanya aktif dalam kegiatan komunitas, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan positif di lingkungannya masing-masing.

Menjaga Semangat Kerukunan dan Kepedulian

Partisipasi Komunitas Pemuda Garuda Muda dalam peringatan HAB Kemenag ke-79 ini sejalan dengan semangat kerukunan dan kebersamaan yang diusung oleh Kementerian Agama. Kehadiran pemuda di ruang-ruang sosial seperti ini menjadi penanda bahwa nilai toleransi, kepedulian, dan persaudaraan masih hidup dan terus diwariskan.

Melalui langkah kecil namun konsisten, Garuda Muda berharap semakin banyak generasi muda yang tergerak untuk turun tangan, hadir di tengah masyarakat, dan bersama-sama membangun kepedulian sosial yang lebih kuat.

Tags

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default