Surakarta – 3 Februari 2026, Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, Yayasan Harina Kencana Semesta bersama Mawali Group, dengan dukungan kadang warga Padepokan PSHT Rodjomolo, telah melaksanakan kegiatan pengobatan gratis terapi syaraf dan Al-Kay. Kegiatan ini digelar di Pendhapa Kecamatan Pasar Kliwon, Jalan Kapten Mulyadi No. 278, Joyosuran, Pasar Kliwon, Surakarta.
Pengobatan gratis ini dipandu langsung oleh Habib Sholeh bin Yahya, yang dikenal luas sebagai praktisi pengobatan alternatif terapi syaraf dan Al-Kay. Sejak pagi hari, dari pukul 08.00 s.d 18.00 antusiasme masyarakat tampak sangat tinggi. Tidak hanya warga sekitar Pasar Kliwon, peserta pengobatan juga datang dari luar daerah seperti Sragen, Karanganyar, hingga Ngawi.
Antusiasme Tinggi, Bukti Kebutuhan Layanan Kesehatan Alternatif
Tercatat sekitar 80 warga dengan tertib mengantre untuk mendapatkan layanan pengobatan. Mereka datang dengan berbagai keluhan kesehatan, mulai dari gangguan syaraf, nyeri kronis, hingga keluhan fisik lainnya. Bagi sebagian masyarakat, khususnya dari kalangan kurang mampu, layanan pengobatan gratis ini menjadi harapan besar di tengah keterbatasan akses dan biaya layanan kesehatan formal.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa pengobatan alternatif berbasis kearifan lokal dan pendekatan spiritual masih sangat dibutuhkan dan dipercaya oleh masyarakat, terutama ketika dilakukan secara terbuka, humanis, dan tanpa pungutan biaya.
Kolaborasi Lintas Elemen untuk Kemanusiaan
Kegiatan pengobatan gratis ini tidak berdiri sendiri, melainkan merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak yang memiliki kepedulian sosial. Dukungan dari Yayasan Harina Kencana Semesta, Mawali Group, serta warga PSHT Rodjomolo menjadi contoh sinergi antara lembaga sosial, komunitas, dan elemen masyarakat dalam menghadirkan solusi nyata bagi persoalan kesehatan.
Kolaborasi ini menegaskan bahwa kepedulian sosial tidak harus selalu berbentuk program besar, tetapi dapat dimulai dari aksi sederhana yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Harapan Menjadi Agenda Rutin
Kangmas Mahdi, selaku salah satu panitia kegiatan dan juga warga PSHT, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dan mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap program pengobatan gratis tersebut dapat menjadi agenda rutin mingguan, sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat luas.
“Kami berharap kegiatan ini bisa terus berjalan dan benar-benar memberi manfaat, khususnya bagi masyarakat kurang mampu. Karena pengobatan ini gratis, kami ingin hadir sebagai jembatan harapan bagi mereka yang membutuhkan,” ungkapnya.
Makna Sosial di Balik Pengobatan Gratis
Lebih dari sekadar layanan kesehatan, kegiatan ini mencerminkan nilai kemanusiaan, solidaritas, dan kepedulian sosial. Pengobatan gratis menjadi simbol hadirnya empati di tengah masyarakat, bahwa kesehatan adalah hak semua orang, tanpa memandang latar belakang ekonomi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak pihak yang tergerak untuk berkontribusi dalam aksi-aksi sosial serupa, sehingga semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat.







