NU Mrebet Bergerak Bersama, Galang Donasi untuk Korban Bencana Sangkanayu hingga Serang

CenterSoboratan
0

 


Mrebet, Purbalingga – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Mrebet. Menyikapi bencana alam berupa banjir bandang dan longsor yang melanda Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet, hingga berdampak ke kawasan wisata Serang, NU Mrebet bergerak cepat menginisiasi gerakan donasi kemanusiaan guna membantu dan meringankan beban para korban terdampak.

Penggalangan donasi dipusatkan di Gedung MWC NU Mrebet, dengan melibatkan seluruh elemen NU secara menyeluruh. Setiap ranting NU di wilayah Kecamatan Mrebet ditugaskan untuk menghimpun donasi dari warga dan jamaah di lingkungannya masing-masing, sebagai bentuk tanggung jawab kolektif dalam merespons musibah kemanusiaan.


Sinergi Seluruh Banom NU

Gerakan ini tidak hanya melibatkan kalangan pelajar seperti IPNU dan IPPNU, namun menjadi kerja bersama seluruh Badan Otonom (Banom) NU di tingkat ranting. Seluruh donasi dari masing-masing ranting nantinya akan digabungkan menjadi satu, kemudian disalurkan secara terkoordinasi agar tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para korban.

Donasi yang terkumpul direncanakan akan diserahkan dan didistribusikan pada 1 Februari 2026, sebagai bentuk ikhtiar cepat NU dalam merespons situasi darurat yang masih berlangsung di wilayah terdampak.

Sebagai penanggung jawab pengumpulan donasi di Ranting NU Karangturi, ditunjuk Bapak Akson, yang juga menjabat sebagai Ketua Ranting NU Karangturi. Penunjukan ini menjadi simbol kepercayaan sekaligus amanah untuk menjaga transparansi, keikhlasan, dan akuntabilitas dalam gerakan sosial tersebut.

NU Hadir Saat Umat Membutuhkan

Gerakan donasi ini menegaskan kembali peran NU sebagai organisasi keagamaan yang tidak hanya bergerak di bidang dakwah dan pendidikan, tetapi juga hadir nyata dalam urusan kemanusiaan dan kebencanaan. Bagi NU Mrebet, membantu korban bencana bukan sekadar kewajiban sosial, melainkan bagian dari pengamalan nilai ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah.

Bencana yang menimpa warga Sangkanayu dan sekitarnya bukan hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga luka psikologis dan tantangan hidup yang berat. Karena itu, kehadiran NU melalui donasi dan solidaritas diharapkan mampu menghadirkan rasa aman, harapan, dan kekuatan bagi para korban untuk bangkit kembali.

Harapan dan Motivasi

NU Mrebet berharap, gerakan ini dapat:

  • Menjadi sarana pendidikan sosial bagi warga NU agar peka terhadap penderitaan sesama.

  • Memperkuat solidaritas antar-ranting dan antar-banom NU.

  • Menumbuhkan kesadaran bahwa kepedulian tidak diukur dari besar kecilnya donasi, tetapi dari keikhlasan dan kebersamaan.

Lebih jauh, gerakan ini diharapkan mampu memotivasi masyarakat luas bahwa di tengah musibah selalu ada kekuatan besar bernama gotong royong. Ketika semua elemen bersatu, beban seberat apa pun akan terasa lebih ringan.

NU Mrebet meyakini, setiap uluran tangan, doa, dan kepedulian yang diberikan hari ini akan menjadi amal jariyah sekaligus penguat bagi saudara-saudara kita yang sedang diuji oleh bencana.

Tags

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default