Purbalingga — Semangat persaudaraan, disiplin, dan pembentukan karakter terasa kuat dalam pelaksanaan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Purbalingga, yang digelar pada Minggu, 8 Februari 2026, bertempat di SDN 1 Rabak, Jl. Lapangan RT 01 RW 06, Desa Rabak, Kecamatan Kalimanah.
Sebanyak 34 siswa dari berbagai ranting mengikuti proses UKT yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari. Kegiatan ini bukan sekadar evaluasi kemampuan teknis beladiri, tetapi menjadi ruang pembentukan mental, spiritual, dan nilai persaudaraan yang menjadi ruh PSHT.
Sejak pagi, para siswa tampak menjalani tahapan ujian dengan penuh kesungguhan, disiplin, dan rasa hormat kepada para pelatih serta penguji. Setiap gerakan, sikap, dan adab yang ditampilkan mencerminkan bahwa UKT bukan hanya tentang kenaikan sabuk, tetapi tentang proses pendewasaan diri—belajar sabar, jujur, rendah hati, dan bertanggung jawab atas perjalanan sebagai warga PSHT.
Kegiatan yang berlangsung seharian penuh ini juga menjadi ajang silaturahmi lintas ranting. Terlihat suasana kekeluargaan yang kental, saling menyemangati, saling menguatkan, dan saling mendoakan agar seluruh siswa dapat menjalani ujian dengan baik. Inilah wajah PSHT sebagai perguruan yang tidak hanya membina fisik, tetapi juga membangun ikatan batin dan nilai persaudaraan sejati.
Pada momen penutupan, Ketua PSHT Cabang Purbalingga, Mas Kukuh Arif Prabowo, menyampaikan pesan yang penuh makna dan visi kebersamaan.
“Saya mengajak seluruh warga PSHT, khususnya di Cabang Purbalingga, untuk terus guyub rukun, dan bersama-sama memajukan PSHT Cabang Purbalingga,” pesannya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa PSHT harusnya menjadi pemersatu sehingga bisa bersama-sama membentuk warganya menjadi manusia yang berkarakter, berakhlak, dan siap mengabdi kepada masyarakat.
UKT ini menjadi simbol bahwa proses pendidikan di PSHT adalah perjalanan panjang, bukan tujuan instan. Setiap kenaikan sabuk adalah tahap tanggung jawab baru, bukan sekadar simbol kehormatan. Semakin tinggi tingkat, semakin besar tuntutan untuk menjadi teladan dalam sikap, perilaku, dan pengabdian sosial.
Dari Rabak, semangat itu tumbuh:
semangat untuk belajar, bersaudara, dan berjuang bersama.
Semangat bahwa PSHT Cabang Purbalingga akan terus bergerak maju, bukan hanya mencetak pesilat tangguh, tetapi juga membentuk generasi kuat secara mental, luhur secara moral, dan kokoh dalam persaudaraan.
Karena di PSHT, kenaikan tingkat bukan hanya naik sabuk—
tetapi naik tanggung jawab, naik akhlak, dan naik kualitas diri sebagai manusia.
Ucapan terima kasih dan penghormatan setinggi-tingginya disampaikan kepada panitia pelaksana yang telah bekerja dengan penuh keikhlasan, ketulusan, dan tanggung jawab, sehingga seluruh rangkaian UKT PSHT Cabang Purbalingga dapat berjalan tertib, aman, dan lancar.
Apresiasi juga diberikan kepada aparat keamanan yang telah menjaga kegiatan dengan profesionalisme dan ketenangan, serta kepada keluarga besar SDN 1 Rabak yang dengan penuh keterbukaan memberikan tempat dan dukungan untuk terselenggaranya kegiatan ini.
Semoga seluruh siswa yang mengikuti UKT diberi keberkahan ilmu, kekuatan mental, keluhuran akhlak, dan keteguhan jiwa dalam menapaki jalan persaudaraan PSHT.
Doa dan harapan untuk PSHT Cabang Purbalingga:
semakin guyub, semakin kuat, semakin satu, dan semakin bermanfaat bagi umat dan bangsa.
NEXT BERTEMU LAGI DI UKT SELANJUTNYA.................


.jpeg)
