Banjarnegara – Sore itu, arus kendaraan yang melintas di jalan utama Purwareja Klampok, Kabupaten Banjarnegara, tampak sedikit berbeda dari biasanya. Di pinggir jalan, sekelompok anak muda berdiri dengan senyum ramah di tangan mereka. Bukan sekadar menyapa para pengguna jalan, mereka datang untuk berbagi.
Para pemuda tersebut adalah relawan dari Komunitas Garuda Muda yang pada Jumat sore, 6 Maret 2026, menggelar aksi berbagi takjil kepada para pengendara yang melintas menjelang waktu berbuka puasa di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Satu per satu paket takjil diberikan kepada pengendara motor, sopir angkutan, hingga masyarakat yang kebetulan melintas di jalur tersebut. Senyum tulus dari para relawan seakan menjadi bahasa universal yang menyampaikan pesan sederhana: kebaikan bisa dimulai dari hal kecil.
Meski hanya berupa makanan ringan untuk berbuka puasa, aksi tersebut memiliki makna yang jauh lebih dalam. Bagi Komunitas Garuda Muda, kegiatan ini adalah cara untuk menumbuhkan budaya kepedulian di kalangan generasi muda.
Ketua Komunitas Garuda Muda, Irfan Maulana, menuturkan bahwa kegiatan berbagi takjil bukan sekadar agenda sosial tahunan, melainkan bagian dari gerakan moral yang ingin mereka bangun bersama.
“Bagi kami, Ramadan adalah momentum terbaik untuk belajar berbagi dan peduli. Kami ingin menunjukkan bahwa anak muda bisa menjadi bagian dari solusi sosial, bukan hanya menjadi penonton,” ujar Irfan.
Menurutnya, aksi sederhana seperti membagikan takjil dapat menjadi titik awal bagi tumbuhnya kesadaran sosial yang lebih besar. Ia percaya bahwa perubahan dalam masyarakat sering kali dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.
Di tengah derasnya arus kehidupan modern yang sering membuat orang sibuk dengan urusan masing-masing, kehadiran anak-anak muda yang turun langsung ke jalan untuk berbagi menjadi pemandangan yang menyegarkan.
Irfan juga menyampaikan pesan kepada generasi muda agar tidak ragu untuk mulai berbuat baik dari lingkungan terdekat mereka.
“Anak muda punya energi, punya kreativitas, dan punya keberanian untuk bergerak. Jangan tunggu nanti atau menunggu menjadi besar dulu untuk berbagi. Mulailah dari hal kecil, dari apa yang kita mampu. Karena kebaikan yang sederhana jika dilakukan bersama bisa menjadi gerakan yang besar,” pesannya.
Melalui kegiatan ini, Komunitas Garuda Muda berharap dapat menularkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial kepada generasi muda lainnya, khususnya di wilayah Kabupaten Banjarnegara dan sekitarnya.
Bagi mereka, berbagi takjil bukan hanya tentang memberi makanan kepada orang yang sedang berpuasa. Lebih dari itu, ini adalah simbol bahwa kepedulian masih hidup di hati generasi muda—dan selama semangat itu terus menyala, harapan untuk masa depan yang lebih baik akan selalu ada.

