PURBALINGGA — Suasana khidmat menyelimuti malam di Desa Pesawahan, Minggu (5/4/2026), saat warga dari Kadus 3 Pesawahan dan Majapahit berkumpul dalam sebuah selametan untuk mengawali rencana pembangunan kembali Masjid Al Hikmah.
Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya proses pembongkaran sekaligus pembangunan ulang Masjid Al Hikmah Pesawahan yang diharapkan dapat menjadi pusat ibadah yang lebih layak dan nyaman bagi masyarakat.
Sejak usai salat Isya, warga mulai berdatangan dengan penuh antusias. Lantunan doa bersama menggema, dipanjatkan dengan penuh kekhusyukan, memohon kelancaran serta keberkahan dalam setiap tahapan pembangunan masjid. Kebersamaan terasa begitu hangat, memperlihatkan kuatnya ikatan sosial di tengah masyarakat.
Ketua panitia pembangunan, Pak Eko Susanto, bersama tokoh masyarakat Bapak Muhroji, secara simbolis memotong tumpeng sebagai penutup rangkaian acara. Prosesi ini menjadi simbol rasa syukur sekaligus harapan agar seluruh proses pembangunan berjalan lancar tanpa hambatan.
Dalam kesempatan tersebut, warga menyampaikan harapan besar agar pembangunan Masjid Al Hikmah tidak hanya menghasilkan bangunan fisik yang lebih baik, tetapi juga mampu menjadi pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan.
“Semoga masjid ini nantinya menjadi tempat yang memakmurkan umat, mempererat silaturahmi, serta menjadi sumber keberkahan bagi seluruh warga,” ungkap salah satu warga yang hadir.
Selametan ini menjadi bukti bahwa pembangunan bukan hanya soal material, tetapi juga tentang doa, kebersamaan, dan niat baik yang menyatukan seluruh elemen masyarakat. Dengan semangat gotong royong, warga optimistis Masjid Al Hikmah akan berdiri kokoh sebagai simbol keimanan dan persatuan di Desa Pesawahan.

